Tablet Valasiklovir


tambahan monografi
TABLET VALASIKLOVIR
Valacyclovir Tablets

Tablet Valasiklovir mengandung valasiklovir hidroklorida setara dengan valasiklovir, C13H20N6O4 tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0% dari jumlah yang tertera pada etiket.

Baku pembanding Valasiklovir Hidroklorida BPFI; tidak boleh dikeringkan, simpan dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan dalam lemari pendingin.

Identifikasi 

A. Waktu retensi puncak utama kromatogram Larutan uji sesuai dengan Larutan baku seperti yang diperoleh pada Penetapan kadar

B. Menunjukkan reaksi Klorida seperti yang tertera pada Uji Identifikasi Umum <291>.

Disolusi <1231>

UJI 1 

Media disolusi: 900 mL asam hidroklorida 0,1 N.

Alat tipe 2: 50 rpm. 

Waktu: 45 menit.

Lakukan penetapan jumlah C13H20N6O4 yang terlarut dengan cara Kromatografi cair kinerja tinggi seperti tertera pada Kromatografi <931>.

Pengencer Larutan asam fosfat P 0,1%.

Fase gerak Campuran asetonitril P-Pengencer (5:95). Saring dan awaudarakan. Jika perlu lakukan penyesuaian menurut Kesesuaian sistem seperti tertera pada Kromatografi <931>.

Larutan baku Timbang saksama sejumlah Valasiklovir Hidroklorida BPFI, larutkan dalam Pengencer hingga kadar lebih kurang 0,044 mg per mL.

Larutan uji Saring alikot melalui penyaring membran dengan porositas 0,45 µm. Encerkan dengan Pengencer hingga kadar valasiklovir lebih kurang 0,044 mg per mL.

Sistem kromatografi Kromatograf cair kinerja tinggi dilengkapi dengan detektor 254 nm dan kolom 4,6 mm x 5 cm berisi bahan pengisi L1 dengan ukuran partikel 5 μm. Laju alir lebih kurang 2,0 mL per menit. Lakukan kromatografi terhadap Larutan baku rekam kromatogram dan ukur respons puncak seperti tertera pada Prosedur: faktor ikutan tidak lebih dari 2,0 dan simpangan baku relatif pada penyuntikan ulang tidak lebih dari 2,0%.

Prosedur Suntikkan secara terpisah sejumlah volume sama (lebih kurang 10 µL) Larutan baku dan Larutan uji ke dalam kromatograf, rekam kromatogram dan ukur respons puncak utama. Hitung persentase zat yang terlarut dengan rumus:

rU dan rS berturut-turut adalah respons puncak utama dari Larutan uji dan Larutan baku; V adalah volume Media disolusi, 900 mL; 324,34 dan 360,80 berturut-turut adalah bobot molekul valasiklovir dan valasiklovir hidroklorida; D adalah faktor pengenceran Larutan uji; CS adalah kadar Valasiklovir Hidroklorida BPFI dalam mg per mL Larutan baku; L adalah kadar valasiklovir yang tertera pada etiket dalam mg per tablet.

Toleransi Dalam waktu 45 menit harus larut tidak kurang dari 75% (Q) valasiklovir, C13H20N6O4, dari jumlah yang tertera pada etiket.

 

UJI 2 

Media disolusi: 900 mL asam hidroklorida 0,1 N

Alat tipe 2: 50 rpm. 

Waktu: 45 menit. 

Larutan baku Timbang saksama Valasiklovir Hidroklorida BPFI larutkan dan encerkan dengan Media disolusi hingga kadar lebih kurang 0,6 mg per mL untuk tablet dengan kekuatan 500 mg; 1,2 mg per mL untuk tablet dengan kekuatan 1000 mg. Sejumlah volume metanol P tidak lebih 5% dari volume akhir, dapat digunakan untuk membantu kelarutan.

Larutan uji Saring alikot melalui penyaring membran dengan porositas 0,45 µm. Buang 3 mL filtrat pertama.

Prosedur Lakukan penetapan jumlah C13H20N6O4, yang terlarut dengan mengukur serapan Larutan uji dan Larutan baku pada panjang gelombang serapan maksimum lebih kurang 252 nm menggunakan sel 0,02-cm. Hitung persentase valasiklovir, C13H20N6O4 yang terlarut dengan rumus:

AU dan AS berturut-turut adalah serapan dari Larutan uji dan Larutan baku; V adalah volume Media disolusi, 900 mL; 324,34 dan 360,80 berturut-turut adalah bobot molekul valasiklovir dan valasiklovir hidroklorida; D adalah faktor pengenceran Larutan uji; CS adalah kadar Valasiklovir Hidroklorida BPFI dalam mg per mL Larutan baku; L adalah kadar valasiklovir yang tertera pada etiket dalam mg per tablet.

Toleransi Dalam waktu 45 menit harus larut tidak kurang dari 80% (Q) valasiklovir C13H20N6O4, dari jumlah yang tertera pada etiket.

Keseragaman sediaan <911> Memenuhi syarat. Lakukan penetapan dengan cara Kromatografi cair kinerja tinggi seperti tertera pada Kromatografi <931>. [Catatan Semua kadar larutan dinyatakan sebagai valasiklovir].

Pengencer Larutan asam fosfat P 0,1%. Fase gerak, Larutan baku dan Sistem kromatografi Lakukan seperti tertera pada UJI 1 dalam Disolusi.

Larutan uji Masukkan 1 tablet ke dalam labu tentukur yang sesuai, tambahkan sejumlah Pengencer lebih kurang 60% dari volume labu dan sonikasi selama 10 menit hingga tablet hancur. Diamkan hingga suhu ruang dan encerkan dengan Pengencer hingga kadar lebih kurang 0,04 mg per mL. Saring melalui penyaring membran dengan porositas 0,45 μm. Gunakan filtrat.

Prosedur Suntikkan secara terpisah sejumlah volume sama (lebih kurang 10 μL) Larutan uji dan Larutan baku ke dalam kromatograf, rekam kromatogram dan ukur respons puncak utama. Hitung jumlah dalam mg valasiklovir, C13H20N6O4 dalam tablet dengan rumus:

rU dan rS berturut-turut adalah respons puncak utama Larutan uji dan Larutan baku; CS adalah kadar Valasiklovir Hidroklorida BPFI dalam mg per mL Larutan baku; CU adalah kadar valasiklovir dalam mg per mL Larutan uji; 324,34 dan 360,80 berturut-turut adalah bobot molekul valasiklovir dan valasiklovir hidroklorida.

Cemaran organik Lakukan penetapan dengan cara Kromatografi cair kinerja tinggi seperti tertera pada Kromatografi <931>.

Pengencer, Fase gerak, Larutan baku, Larutan uji, Sistem kromatografi Lakukan seperti tertera pada Penetapan kadar.

Prosedur Suntikkan secara terpisah sejumlah volume sama (lebih kurang 10 μL) Larutan baku dan Larutan uji ke dalam kromatograf, rekam kromatogram dan ukur respons puncak utama. Hitung persentase D-valasiklovir dan asiklovir, dalam tablet dengan rumus:

ri adalah respons puncak D-valasiklovir atau asiklovir Larutan uji; rS adalah respons puncak valasiklovir hidroklorida Larutan baku; CS adalah kadar Valasiklovir Hidroklorida BPFI dalam mg per mL Larutan baku; CU adalah kadar valasiklovir dalam mg per mL Larutan uji; 324,34 dan 360,80 berturut-turut adalah bobot molekul valasiklovir dan valasiklovir hidroklorida. F adalah faktor respons relatif masing-masing cemaran seperti tertera pada Tabel. Cemaran tidak lebih dari batas yang tertera pada Tabel.

Tabel

Nama

Waktu retensi relatif

Faktor respons  relatif                           

Batas (%)

D-Valasiklovir           

0,82                 

1,0             

-     

   Asiklovir                   

0,56                 

1,4            

2,5

 

Penetapan kadar Lakukan penetapan dengan cara Kromatografi cair kinerja tinggi seperti tertera pada Kromatografi <931>.

Pengencer Larutan asam fosfat P 0,1%.

Fase gerak Campuran Pengencer-metanol P (95:5). Saring dan awaudarakan. Jika perlu lakukan penyesuaian menurut Kesesuaian sistem seperti tertera pada Kromatografi <931>.

Larutan baku Timbang saksama sejumlah Valasiklovir Hidroklorida BPFI, larutkan dan encerkan dengan Pengencer hingga kadar lebih kurang 0,1 mg per mL. [Catatan Valasiklovir Hidroklorida BPFI dapat mengandung sejumlah D-valasiklovir].

Larutan uji Masukkan tidak kurang dari 5 tablet ke dalam labu tentukur yang sesuai, tambahkan sejumlah asam hidroklorida 0,1 N (lebih kurang 80% dari volume labu) dan kocok secara mekanik selama 60 menit hingga tablet hancur membentuk suspensi yang halus, sonikasi selama 10 menit. Diamkan hingga suhu ruang dan encerkan dengan asam hidroklorida 0,1 N sampai tanda dan campur hingga diperoleh kadar lebih kurang 2,5 mg per mL. Encerkan larutan ini dengan Pengencer hingga kadar valasiklovir lebih kurang 0,1 mg per mL. Saring melalui penyaring membran dengan porositas 0,45 µm. Gunakan filtrat.

Sistem kromatografi Kromatograf cair kinerja tinggi dilengkapi dengan detektor 254 nm dan kolom 4 mm x 15 cm berisi bahan pengisi L66 dengan ukuran partikel 5 μm. Pertahankan suhu kolom pada 10°. Laju alir lebih kurang 0,75 mL per menit. Lakukan kromatografi terhadap Larutan baku rekam kromatogram dan ukur respons puncak seperti tertera pada Prosedur: resolusi, R, antara D-valaksiklovir dan valasiklovir tidak kurang dari 1,3; faktor ikutan tidak lebih dari 2,0; simpangan baku relatif pada penyuntikan ulang tidak lebih dari 2,0%.

Prosedur Suntikkan secara terpisah sejumlah volume sama (lebih kurang 10 μL) Larutan baku ke dalam kromatograf, rekam kromatogram dan ukur respons puncak utama. Hitung persentase valasiklovir, C13H20N6O4, dalam tablet yang digunakan dengan rumus:

rU dan rS berturut-turut adalah respons puncak utama Larutan uji dan Larutan baku; CS adalah kadar Valasiklovir Hidroklorida BPFI dalam mg per mL Larutan baku; CU adalah kadar valasiklovir dalam mg per mL Larutan uji; 324,34 dan 360,80 berturut turut adalah bobot molekul valasiklovir dan valasiklovir hidroklorida.

Wadah dan penyimpanan Dalam wadah tertutup rapat, pada suhu ruang terkendali.

Penandaan Cantumkan uji disolusi yang digunakan.